Oleh: Murabbi-r Rūh Abuya DR. KH. M. Dhiyā’uddīn Kuswandhi (HafidzahuLlāh)
Sabtu, 02 Rabi’ul Awwal 1435 H/04 Januari 2014 | 06:30 GMT+7

Bagai embun jatuh di kelopak mawar di pagi hari
Begitu bening, sejuk, segar dan damai

Demikianlah jika cinta sejati menyentuh hati
Jiwa terasa sejuk, damai dan indah tiada terperi.

O embun yg suci kaulah sari pati air langit dan bumi
Yang selalu hadir hanya di keheningan pagi
Bukan disaat dinginnya malam atau teriknya siang hari.

Semua itu adalah tamsil bagi mereka yang bijak bestari
Bahwa cinta sejati sebagai sari pati kehidupan yang fitri
tidak kan datang kecuali dihati yg bersih dan suci
yg telah terbebas dari dualisme suka dan benci marah dan birahi.

O terberkatilah kalian semua yg mengerti
rahasia dari kebahagiaan yang hakiki dan abadi ini.

Damai
Damai
Damai.

Iklan