Bismillāhirrahmānirrahīm

Silsilah adalah sebuah catatan yang menjelaskan asal-asul, keturunan, serta hubungan kekerabatan suatu keluarga yang ditulis berdasarkan riwayat secara turun menurun dan berdasarkan hasil cacah jiwa (sensus). Silsilah dapat ditulis dalam bentuk diagram pohon, tulisan sejarah, atau dalam bentuk daftar nama. Pertama kali saya mengenal silsilah bermula ketika saya mendapat tugas menggambar silsilah di komputer oleh almarhum paman KH. Moh. Tsabit Khazin (Guluk-Guluk, Sumenep) pada bulan Safar 1431 H. (Februari 2010). Sejak saat itu saya mulai tertarik untuk mempelajari silsilah. Alhamdulillāh berkat bimbingan beliau, sedikit demi sedikit saya mulai tahu nama-nama leluhur yang sebelumnya belum pernah saya ketahui, dapat menziarahi makamnya, serta dapat mengenal saudara baru, bahkan ada yang memang sudah kenal lama tapi baru tahu kalau masih saudara. Bagi saya, mengetahui silsilah keluarga merupakan nikmat tersendiri, banyak hikmah dan manfaat dari menulis silsilah keluarga.

Saat ini saya sedang menyusun buku silsilah keluarga untuk meneruskan usaha yang telah dilakukan oleh almarhum KH. Moh. Tsabit Khazin (Guluk-Guluk, Sumenep) dalam melakukan pencatatan dan pembukuan silsilah  keluarga. Untuk itu diperlukan kerjasama antar sesama keluarga besar agar penyusunan silsilah ini dapat segera selesai dan dapat bermanfaat bagi kita semua serta dapat menjadi sarana silaturrahīm diantara keluarga.

Silsilah yang sedang saya susun adalah silsilah keturunan: KIAI ABDUL AKHIR (Dimakamkan di Arongan, Ganding, Sumenep) BIN KIAI DZU-SHIDQI (Bermukim di Karongkong, Matanair, Rubaru, Sumenep dan dimakamkan di Balang, Pakondang, Rubaru, Sumenep?) BIN KIAI ABDUL KARIM (Dimakamkan di Balang, Pakondang, Rubaru, Sumenep dan merupakan saudara KIAI MUBAN BATANG-BATANG) BIN KIAI SYITS BIN SUNAN CENDANA (Dimakamkan di Kwanyar, Bangkalan). Silsilah yang disusun adalah mencatat semua keturunan KIAI ABDUL AKHIR sampai keturunan yang ke-10. Penyusun sendiri adalah keturunan ke-8. Scara ringkas silsilah KIAI ABDUL AKHIR dapat dijelaskan sebagai berikut:

KIAI ABDUL KARIM BALANG diketahui berputra:

1. K. Abd. Quddus – Karangduak.
2. K. Abd. Adil – Balang.
3. K. Dzu Limmah – Kokap.
4. K. Dzu Shidqi – Karongkong.
5. K. Abd. Qodir – Panjalin.
6. Ny. Aminah – Toros.
7. Ny. Nur Syafi – Anjuk.

K. DZU-SHIDQI
diketahui berputra:
1. K. Abd. Akhir – Arongan.
2. Ny. Rasukma – istri Angung Sarba, Dampol.

K. ABD. AKHIR
diketahui berputra:
1. K. Abd. Qorib – Pakamban Daja.
2. K. Harun – Arongan.

KIAI ABD. QORIB (Bujuk Damar) BIN ABD. AKHIR
diketahui berputra:

1. K. ISMA’IL BIN ABD.QORIB– Kembangkuning.
berputra:
1.1. K. Zainuddin
1.2. Ny. Nursari – Kembangkuning.
1.3. K. Musthofa
1.4. K. Tijani
1.5. Syafrowi/Marzuqi
1.6. K. Mudarik – Panggung Galis.
1.7. K. Kolpoh

2. NY. MURDHIYAH BNT ABD. QORIB – Lembung.
berputra:
2.1. K. Idris – Patapan.
2.2. Ny. Nuri’a – Lembung.
2.3. K. Mas’ud – Lembung.

3. NY. RABI’AH BNT ABD. QORIB – Aengpanas.
berputra:
3.1. Ny. Nurdina – Aengpanas.
3.2. Ny. Dahni – Aengpanas.
3.3. Ny. Nurillah – Aengpanas.

4. NY. PANGGUNG BNT ABD. QORIB  – Toronan.
berputra:
4.1 Ny. Hasan (nenek K. Itsbat bin Ishaq bin Hasan) – Pamekasan
(mengenai keturunan Nyai Panggung saya masih menunggu tahqiq dari pihak Bani Itsbat).

5. K. SYIHABUDDIN BIN ABD. QORIB – Pakamban Daja.
berputra:
5.1. K. Syu’batul Iman – Panggung, Pakamban.
5.2. K. Fakhrul Islam – Panggung, Pakamban.

Apabila diantara para pembaca ada keterkaitan dengan tulisan ini, saya mengharapkan saran dan masukan untuk penyempurnaan. Jazakumullah.

format_silsilah
Contoh Format Penulisan Silsilah
Iklan